Puisi Cinta “Untuk Mantan yang Pernah Mengisi Hatimu”

Tak Sepenuhnya Dia Bersalah

Ada saatnya rasa bersalah selalu menghantui kita

Ketika memutuskan seorang kekasih yang sebenarnya tak bersalah sepenuhnya

Tanpa memikirkan hatinya yang mungkin hancur dan kecewa karena sikap egois kita

Ada waktunya mantan itu selalu terbayang didalam benak kita

Terbayang akan semua kenangan yang pernah kita lalui disaat bersamanya

Ingin mengulangi kisah dan menjalani hidup lagi bersamanya

Ada waktunya kesedihan itu selalu menghampiri disetiap hari-hari kita

Kesedihan yang dikarenakan perbuatan yang pernah kita lakukan dengannya

Selingkuh, menduakan cintanya dan tidak menganggap dia siapa-siapa

Penyesalan yang datang ketika kita telah kehilangan orang yang kita cintai yang kedua kalinya

Terkadang karma itu memang ada dan nyata

Yang datang membalas akan kepahitan yang pernah dia rasakan

Sakit hati, kecewa karena kita pernah menduakan cinta tulusnya

Terkadang kita tak pernah menyadari

Bagaimana rasa cintanya yang begitu besar dan tulus kepada kita

Terkadang kita tak pernah berpikir didalam benak kita

Bahwa mereka pernah membuat kita bahagia dan tersenyum melewati hari-hari kita

Yang selalu kita ingat hanya kesalahan yang pernah dia lakukan

Tak pernah mengingat pengorbanan yang dia lakukan kepada kita

Terkadang Mereka tak bersalah sepenuhnya

Namun entah mengapa keegoisan kita selalu menghantui kita

Entah mengapa mereka yang selalu kita anggap salah

Tanpa pernah menilai diri sendiri

16 Maret 2013, 10 : 41, Pondok Cabe, Tangsel

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s