Hasil UAS PJJ ( 28 Maret 2013) Jurusan TKJMD Mahasiswa ITB Batch 7

NAMA : HAIDI

JURUSAN : TKJMD

SOAL – 1

Kita mengenal dua model pembelajaran yaitu Pendidikan Tatap Muka dan Pendidikan Jarak Jauh. Kedua model tersebut memiliki beberapa perbedaan dalam pelaksanaan proses pembelajarannya.

Jelaskanlah perbedaan kedua model pembelajaran tersebut dari sisi:

1. Pengajar (Guru/Dosen)

2. Peserta Didik (Siswa/Mahasiwa)

3. Bahan Ajar yang digunakan

SOAL – 2

Hampir sama dengan istilah mana yang lebih dulu ayam atau telur. Dalam PJJ terdapat dua aspek utama dalam pemanfaatan media berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yaitu antara “tools” dengan “sumber daya” atau “media” dan “penggunanya”.

Menurut Anda, mana yang lebih utama (Jelaskanlah):

1. Pengadaan media pembelajaran TIK

2. Peningkatan skill (Dosen/Guru) dalam memanfaatkan media pembelajaran TIK, atau

3. Anda punya pendapat lain. Jelaskanlah.

SOAL – 3

Dari perkembangan generasi dalam PJJ, menurut Anda, saat ini perkembangan PJJ di Indonesia masuk dalam Generasi ke berapa? Jelaskanlah!

Jawaban :

SOAL 1 :

Dari sisi Pengajar / Dosen

Pada tatap muka pengajar / dosen harus datang ke tempat pembelajaran, pengajar / dosen hanya menerima pertanyaan dari peserta didik ketika pengajar / dosen sedang mengajar dikelas. Langsung dengan tatap muka.

Pada PJJ pengajar / dosen tidak selalu datang ke tempat pembelajaran untuk memberikan materi pembelajaran. Pengajar dapat memberikan materi melalui media social seperti email, blog, edmodo dan yang lainnya. Pengajar / dosen dapat menerima pertanyaan dari peserta didik tanpa di batasi waktu. Peserta didik boleh kapan saja memberikan pertanyaan kepada pengajar.

Dari sisi Peserta Didik

Pada tatap muka peserta didik harus datang ke tempat pembelajaran untuk mendapatkan materi dari pengajar/dosen. Peserta didik hanya dapatbertanya kepada pengajar ketika si pengajar berada didalam tempat pembelajaran. Jika dilihat dari jumlah peserta didik, yang akan ditampung perkelasnya terbatas.

Pada PJJ peserta peserta didik tidak harus selalu datang ke tempat pembelajaran untuk mendapatkan materi dari pengajar. Peserta didik dapat bertanya kepada pengajar tanpa dibatasi oleh waktu namun sudah ditentukan dan disetujui antara pengajar dan peserta didik. Jika dilihat dari peserta didik, pada PJJ peserta didik yang akan ditampung perkelasnya tidak terbatas namun dengan catatan si pengajar sanggup untuk memberikan pembelajaran kepada mereka.

Dari sisi Media Pembelajaran

Pada tatap muka media pembelajaran yang diberikan seperti buku dari berbagai sumber, kaset, cd, dan langsung secara tatap muka antara pengajar dan peserta didik. Media pembelajaran yang ada bisa dikatakan kurang menarik dan sedikit sulit untuk mengasksesnya. Peserta didik harus mencatat informasi yang diberikan pengajar pada media kertas atau buku.

Pada PJJ media pembelajaran yang digunakan sangatlah bermacam-macam seperti media social (blog, edmodo, jejaring social lainnya ) ada juga melalui pdf, ms. Word, exel, power pint, video dan banyak lainnya. Peserta didik dapat menyimpan informasi yang mereka dapatkan dapat berupa word, powerpoint, postingan blog, website atau yang lainnya. Peserta didik dapat memperoleh referensi dari berbagai sumber yang tersedia seperti internet, forum diskusi dan sebagainya.

SOAL 2

Menurut saya antara pengadaan media pembelajaran dan peningkatan skiil pengajar sebenarnya sangat penting dalam pembelajaran jarak jauh. Keduanya tidak bisa dipisahkan saling terkait. Pengadaan media pembelajaran TIK berguna sebagai modal awal dalam menjalankan pembelajaran. Peningkatan skill atau kemampuan pengajar saling berkaitan dengan media yang digunakan. Pendapat saya sebaiknya antara pengadaan media pebelajaran TIK dan peningkatan skill pengajar di lakukan atau dilaksanakan secara bersama-sama. Dengan seperti itu tujuan dari PJJ yang sebenarnya dapat tercapai dengan tepat sasaran tanpa ada yang sia-sia atas apa yang telah dilakukan dalam mengikuti pemelajaran.

SOAL 3

Menurut pendapat saya perkembangan PJJ di Indonesia sekarang sudah memasuki generasi yang kelima yaitu The Intelligent Flexible Learning Model. Pada generasi ini jauh lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Selain menggunakan internet online, di Indonesia sekarang sudah menggunakan learning  sebagai pembelajaran secara elektronik. Penyampaiannya mempunyai fleksibel waktu, tempat dan kecapatan. Bahan akar yang sistematis dan semua model karakteristik penyampaiannya ada interaksi dengan siswa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s