Puisi Cinta : Kamu dan Dia

Jauh, Namun terasa dekat. Itulah dia

Dekat, Namun terasa jauh. Itulah kamu

Nyaman, Namun terasa gelisah. Itulah dia

Gelisah, Namun terasa nyaman. Itulah kamu

Bahagia, Namun terasa sepi. Itulah dia

Sepi, Namun terasa Bahagia. Itulah kamu

Berdua, Namun terasa sendiri. Itulah dia

Sendiri, Namun terasa berdua. Itulah kamu

Indah, Namun terasa biasa saja. Itulah dia

Biasa saja, Namun tersa Indah. Itulah kamu

Benci, Namun terasa Cinta. Itulah dia

Cinta, Namun tersa Benci. Itulah kamu

Rindu, Namun terasa dendam. Itulah dia

Dendam, namun terasa Rindu. Itulah kamu

Pahit, Namun terasa manis, Itulah dia

Manis, Namun terasa pahit. Itulah kamu

Kamu dan Dia memang berbeda.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )


Connecting to %s