Cerpen Misteri “Bukan Salah Pocong”

Bukan Salah Pocong

Maya adalah seorang gadis kampung yang pergi ke kota untuk melanjutkan pendidikannya. Bersama Astri, ia dilepas orang tuanya karena percaya bahwa Maya adalah seorang pemberani dan bisa hidup meskipun dikota. Maya baru pertama  kali melihat kota Jakarta tepatnya di Jakarta Pusat. Ia berasal dari Aceh dan temannya Astri berasal dari Medan. Mereka berdua mendapat beasiswa dari pemerintah selama 3 tahun dan disediakan asrama bagi mereka berdua.

Maya dan Astri berharap dikota nanti mereka bisa hidup dengan damai, memiliki banyak teman dan bisa membanggakan kedua orang tua mereka. Apalagi Maya yang merupakan anak terakhir dari empat bersaudara. Maya sengaja diijinkan kekota Jakarta karena keinginan Maya yang begitu kuat untuk melanjutkan pendidikannya. Sedangkan Astri adalah seorang gadis yang tidak mempunyai orang tua lagi, ia telah lama ditinggal kedua orang tuanya sewaktu ia masih berusia 7 tahun.

Sesampainya di kota setelah mereka menempuh penerbangan selama dua jam dari Medan ke Jakarta. Mereka bertemu dengan pengurus pihak kampus di bandara Soekarto Hatta. Mereka langsung di bawa ke tempat asrama. Maya dan Astri sangat kagum melihat keindahan kota Jakarta karena sebelumnya mereka tinggal didaerah terpencil. Maya dan Astri tinggal bersama 2 orang gadis yang berasal dari Tangerang yang juga merupakan mahasiswa yang mendapatkan beasiswa.

Hari demi hari mereka lalui dengan kebahagiaan, mereka semakin banyak mengenal mahasiswa dikampus itu. Maya dan Astri tetap BACA SELENGKAPNYA DISINI

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s